Danau Gunung Tujuh merupakan Danau
yang terletak di Kabupaten Kerinci, Jambi.
tepatnya di Desa Pelompek,
Kecamatan Ayu
Aro. Danau ini berada di kawasan Gunung Tujuh,
sebuah gunung yang berada tepat di belakang Gunung Kerinci. Gunung Tujuh masih termasuk dalam wilayah Taman Nasional Kerinci Seblat
yang merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO. Danau Gunung Tujuh juga merupakan Danau
tertinggi di Asia Tenggara, Danau ini berada di
ketinggian 1.950 meter di atas permukaan laut dan memiliki
luas sekitar 12.000 m² Dengan
ketinggian hampir 2 kilometer dpl itu bisa dibayangkan betapa dinginnya air
Danau Gunung Tujuh di pagi hari. Meskipun begitu, berendam di Danau Gunung
Tujuh dengan air yang sangat dingin menjadi tantangan sendiri bagi para
pendaki.
Danau Gunung Tujuh
adalah danau vulkanik nan menawan yang tercipta karena proses letusan gunung
api yaitu Gunung Tujuh di Kabupaten Kerinci. Letusan gunung tersebut
menyebabkan terbentuknya sebuah kawah besar yang kemudian terisi oleh air hujan
sehingga membentuk sebuah danau. Danau Gunung Tujuh mengaliri beberapa sungai
di Jambi, salah satu alirannya bermuara di Sungai Batanghari.
Masyarakat Kerinci
mengenali Danau Gunung Tujuh sebagai Danau Sakti. Hal tersebut dikaitkan dengan
air danau yang senantiasa bersih dimana dedaunan yang jatuh dari pohon di
sekitar danau tidak nampak di airnya. Sering pula diceritakan terjadi perubahan
cuaca secara tiba-tiba di danau ini. Sebagian warga sekitar menyebutnya danau
ini dengan nama Danau Para Dewa yang menyimpan pesona sekaligus misteri.
Danau Gunung Tujuh terbilang mudah dijangkau dan menjadi
salah satu destinasi wisata favorit di Kabupaten Kerinci dan Jambi. Ada
beberapa alternatif jalur pendakian ke
Danau Gunung Tujuh. Salah satunya dan paling banyak ditempuh adalah
melalui gerbang Pos TNKS di Desa Pelompek, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten
Kerinci. atau sekitar 1-2 jam
perjalanan dengan kendaraan dari kota sungai penuh.
Suhu di Danau Gunung
Tujuh pada siang dan malam hari tergolong dingin. Rata-rata 16º-17º C di siang
hari dan 10º-11º C pada malam hari sehingga mengharuskan Anda membawa jaket
apabila berkunjung ke sini.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar